News Lalabata – Kompetisi sepak bola usia muda Liga Gyokai Football Academy (GFA) 2025 resmi berakhir dengan laga final yang berlangsung meriah di Stadion Andi Wana, Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (24/8/2025).

Ribuan penonton memenuhi stadion untuk menyaksikan duel penentuan juara yang mempertemukan Tim GFA Soppeng melawan salah satu tim kuat dari Makassar.
Baca Juga : Polri Tanamkan Semangat Belajar kepada Anak-Anak di Kampung Yunad Melalui Pendekatan Humanis
Tim GFA Raih Gelar Juara
Dalam pertandingan penuh tensi tinggi, Tim GFA Soppeng berhasil menunjukkan dominasi permainan sejak menit awal. Gol cepat di babak pertama berhasil membuka keunggulan, sebelum akhirnya menambah skor di babak kedua. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan GFA Soppeng, sekaligus mengantarkan mereka meraih juara 1 Liga GFA 2025.
Kemenangan ini memastikan bahwa Piala Bergilir Liga Gyokai Football Academy tetap berada di Lalabata, markas besar GFA.
Peran Pelatih dan Dukungan Suporter
Pelatih GFA Soppeng, Coach Andi Irwan, menyebut kemenangan ini sebagai buah kerja keras para pemain yang berlatih intensif selama berbulan-bulan. “Anak-anak bermain dengan hati, semangat juang mereka sangat luar biasa. Terima kasih juga kepada suporter yang terus memberikan dukungan tanpa henti,” ucapnya.
Suporter GFA tampak antusias dengan membawa bendera dan chant penyemangat, menjadikan atmosfer stadion penuh semangat kebersamaan.
Ajang Pencetak Bintang Muda
Liga Gyokai Football Academy bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk mencetak bibit-bibit pesepak bola muda berbakat di Sulawesi Selatan. Banyak pemain muda yang tampil impresif, bahkan menarik perhatian pemandu bakat dari klub-klub besar di Tanah Air.
Ketua Panitia Liga GFA 2025, Muhammad Basri, mengatakan bahwa kompetisi ini akan terus digelar setiap tahun dengan format yang semakin profesional. “Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dan bersaing secara sportif,” jelasnya.
Dampak Positif untuk Lalabata dan Soppeng
Terselenggaranya final Liga GFA 2025 di Lalabata membawa dampak positif bagi masyarakat lokal. Selain meningkatkan semangat olahraga, acara ini juga memberikan keuntungan ekonomi bagi pedagang dan pelaku UMKM sekitar stadion. Hotel dan penginapan di wilayah Soppeng juga mengalami lonjakan tamu selama berlangsungnya kompetisi.
Harapan ke Depan
Bupati Soppeng yang hadir dalam laga final turut mengapresiasi pencapaian Tim GFA. Menurutnya, kemenangan ini menjadi kebanggaan daerah dan diharapkan bisa menjadi motivasi bagi anak muda untuk terus berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Sepak bola adalah olahraga pemersatu. Kami berharap Liga GFA terus berkembang dan melahirkan talenta-talenta hebat dari Soppeng,” ujarnya.
Penutup
Kemenangan Tim GFA Soppeng di Final Liga Gyokai Football Academy 2025 menegaskan posisi mereka sebagai salah satu akademi sepak bola terbaik di Sulawesi Selatan. Dengan gelar juara dan piala bergilir yang berhasil dipertahankan di Lalabata, masyarakat Soppeng pun semakin yakin bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun generasi muda yang disiplin, tangguh, dan penuh semangat juang.








