, ,

Kampung Lalabata Dilanda Kebakaran, Api Bermula dari Ledakan Misterius

by -1135 Views

News Lalabata – Warga Kampung Lalabata, Kabupaten Soppeng, digegerkan oleh peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa malam (12/8/2025). Kebakaran tersebut diawali oleh suara ledakan keras yang membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Api dengan cepat melalap tiga unit rumah panggung milik warga.

36 Unit Rumah di Daerah Belawan Ludes Terbakar
Kampung Lalabata Dilanda Kebakaran, Api Bermula dari Ledakan Misterius

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, ledakan terdengar sekitar pukul 20.15 WITA. Tak lama kemudian, terlihat kobaran api membumbung tinggi dari salah satu rumah. Angin malam yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke rumah panggung di sekitarnya.

Baca Juga : Tragedi Balita Dibunuh Selingkuhan Ibu Kandung di Bukit Cilacap 

“Awalnya kami kira suara ban pecah atau petasan, tapi ternyata api sudah membesar. Warga berusaha memadamkan dengan alat seadanya, tapi sulit karena rumah panggung terbuat dari kayu,” ujar Jamal, salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian.

Petugas Pemadam Kebakaran Soppeng yang menerima laporan segera menuju lokasi. Tiga unit mobil damkar dikerahkan untuk mengendalikan api. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena akses menuju titik kebakaran cukup sempit, sehingga kendaraan pemadam harus berhenti di jalan utama dan selang ditarik hingga ke lokasi.

Kapolsek Lalabata, AKP Muhammad Fadli, membenarkan bahwa tiga rumah panggung habis terbakar. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini kami masih menyelidiki penyebab ledakan awal yang memicu kebakaran,” jelasnya.

Dugaan sementara, ledakan berasal dari tabung gas elpiji di salah satu rumah. Namun, pihak kepolisian bersama tim Inafis Polres Soppeng masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pastinya.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Soppeng dan BPBD setempat bergerak cepat memberikan bantuan darurat kepada korban, termasuk tenda, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya. Para korban untuk sementara mengungsi di rumah kerabat dan balai desa terdekat.

Camat Lalabata, Syamsul Bahri, mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan masak dan memeriksa instalasi listrik secara berkala. “Kita semua prihatin, apalagi di musim kemarau risiko kebakaran semakin tinggi. Edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, sisa-sisa bara api telah berhasil dipadamkan, namun petugas damkar dan aparat setempat masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya titik api baru.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Lalabata dan sekitarnya bahwa kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah tragedi kebakaran, terlebih pada pemukiman padat yang mayoritas masih menggunakan rumah berbahan kayu.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.