, ,

Lalabata Barru Jadi Langganan Banjir, Kepala Desa Minta Bantuan Perahu Karet untuk Evakuasi Warga

by -642 Views

News Lalabata Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru kembali terendam banjir pada Rabu (13/8/2025) malam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ketinggian air yang mencapai 80 sentimeter di beberapa titik membuat aktivitas warga lumpuh, bahkan sebagian rumah terendam hingga ke ruang tamu.

Akses Jalan di Dusun Bacu-Bacu Desa Lalabata Tergenang Air, Tim Gabungan  Gunakan Perahu Karet Bantu Warga dan Anak Sekolah - DIP.CO.ID
Lalabata Barru Jadi Langganan Banjir, Kepala Desa Minta Bantuan Perahu Karet untuk Evakuasi Warga

Kepala Desa Lalabata, Rahman, mengatakan bahwa banjir sudah menjadi bencana tahunan yang kerap melanda wilayahnya setiap musim hujan. Selain curah hujan tinggi, faktor pendangkalan sungai dan buruknya drainase menjadi penyebab utama genangan air yang sulit surut.

Baca Juga : Viral Penyuluh Agama KUA Lalabata Soppeng Meninggal saat Ceramah Zuhur di Masjid Nurul Mubin Lappae

Minta Bantuan Perahu Karet

Rahman mengungkapkan bahwa pihak desa kesulitan melakukan evakuasi cepat karena keterbatasan sarana, terutama perahu karet.

“Kami sangat membutuhkan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi warga, khususnya lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Tanpa perahu, proses evakuasi terhambat dan berisiko bagi keselamatan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi segera menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan darurat untuk menghadapi banjir susulan.

Puluhan Rumah Terendam

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru mencatat, sedikitnya 52 rumah terendam banjir di Lalabata. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat di dataran lebih tinggi, sementara yang lain bertahan sambil memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman.

Banjir juga memutus akses jalan penghubung antar-dusun karena sebagian ruas jalan terendam dan licin, sehingga kendaraan roda dua maupun empat tidak bisa melintas.

Kerugian dan Dampak Ekonomi

Selain merendam pemukiman, banjir juga merusak lahan pertanian warga. Puluhan hektare sawah yang siap panen terendam air, berpotensi menyebabkan gagal panen. Kondisi ini membuat warga khawatir akan kehilangan mata pencaharian utama mereka.

Pedagang kecil di sekitar pasar desa juga mengaku merugi karena tidak bisa berjualan akibat banjir dan sepinya pembeli.

Langkah Cepat BPBD

Kepala BPBD Barru, Sudirman, menyatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat berupa mie instan, air bersih, dan selimut. Namun, ia mengakui bahwa perahu karet yang tersedia terbatas sehingga prioritas evakuasi dilakukan untuk warga yang benar-benar membutuhkan.

Harapan Warga

Rahman menegaskan bahwa upaya penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga penyediaan sarana evakuasi memadai.

“Kalau penanganannya hanya saat banjir, masalah ini akan terus berulang. Kami butuh solusi jangka panjang, bukan sekadar bantuan sementara,” tegasnya.

Warga berharap bencana banjir ini menjadi perhatian serius pemerintah dan semua pihak. Mengingat dampaknya yang besar terhadap keselamatan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat Lalabata.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.