Mengenal Kacang Kenari, Buah Dengan Segudang Manfaat

15-06-2022

RatuBuah.com – Kacang-kacangan bisa disebut juga sebagai makanan dengan paket lengkap. Selain bisa mengganjal lapar, kacang juga kaya nutrisi yang baik untuk tubuh.

Salah satu varian kacang-kacangan yang menawarkan banyak manfaat kesehatan adalah kacang kenari. Beberapa orang mengenal kacang ini dengan sebutan walnut atau buah kenari.

Selain berukuran kecil, badan kacang kenari memiliki alur yang tidak teratur, sekilas mirip otak manusia versi mini, yang diselimuti oleh cangkang (kulit) agak tebal. Walnut memiliki nama latin Canarium ovatum.

Namun, tahukah kamu? Ukuran kecil dari kacang kenari ini ternyata tidak menjamin bahwa manfaatnya juga kecil. Malah sebaliknya, ada begitu banyak manfaat yang tersedia di buah yang satu ini. Apa sajakah itu? Yuk simak penjelasan berikut hingga tuntas!

Taksonomi Kacang Kenari

Berikut klasifikasi kacang kenari yang perlu kamu ketahui.

Kindgom:      Plantae

Subkingdom: Tracheobionta

Superdivisi:   Spermatophyta

Divisi:           Magnoliophyta

Kelas:           Magnoliopsida

Subkelas:      Rosidae

Ordo:            Sapindales

Famili:           Burseraceae

Genus :         Canarium

Spesies:        Canarium ovatum, Canarium indicum L, Canarium vulgare Leenh, Canarium amboinense Hoch, Canarium zeylanicum

Asal Usul Kacang Kenari

Pohon kenari berasal dari bagian timur wilayah Malesia, yaitu kawasan Indonesia, Papua Nugini, Filipina, hingga perbatasan Australia. Pendapat ini sejalan dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa tumbuhan kenari berasal dari Maluku hingga Vanuatu, serta ada pula yang menyatakannya dari Filipina.

Adanya perbedaan pendapat tersebut disebabkan oleh jenis tanaman kenari yang terdiri dari ratusan spesies yang masing-masing tumbuh di daerah tertentu.

Misalnya di Indonesia ada dua spesies, yaitu Canarium vulgare dan Canariun indicum, sedangkan dari luar negeri yaitu Canarium ovatum, Canarium harveyi, dan C. Solomonense.

Tumbuhan kenari tersebar mulai dari kawasan Malesia timur yang beriklim tropis seperti Papua, Indonesia, Filipina, Pulau Solomon, dan Vanuatu (kepulauan Pasifik).

Karena memiliki nilai ekonomi dan peluang budidaya yang menjanjikan, kemudian tanaman penghasil buah kenari ini menjadi salah satu tanaman budidaya yang dikembangkan.

Beberapa negara di luar habitat asli tumbuhan kenari yang mulai menggalakkan usaha budiday, antara lain Nigeria Selatan, Afrika, Madagaskar, China bagian selatan, dan juga India.

Ciri Ciri Kacang Kenari

Buah kenari memiliki ruang berjumlah 2 sampai 3 ruang pada satu buah. Setiap ruang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya biji dengan jenis apotrop atau epitrop. Jumlah biji pada setiap ruang sekitar 1 sampai 2 biji.

Kandungan Kacang Kenari

Setiap butir kacang kenari alias walnut mengandung segudang nutrisi yang baik untuk tubuh. Per 30 gram porsi kacang kenari diperkaya dengan:

200 kalori

3.8 gram karbohidrat

1 gram gula

2 gram serat

5 gram protein

20 gram lemak

20 mg kalsium

Kacang ini juga mengandung mangan, tembaga, magnesium, fosfor, vitamin B6, dan zat besi. Tak hanya itu. Kacang kenari juga menjadi sumber terbaik dari asam lemak omega 3 dan lemak tak jenuh tunggal.

Manfaat Kacang Kenari

1. Mengurangi peradangan

Peradangan dalam tubuh memicu stres oksidatif yang pada akhirnya menyebabkan gangguan atau kerusakan pada sel dan jaringan. Peradanganlah yang kemudian menjadi penyebab berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, Alzheimer, hingga bahkan kanker.

Untungnya, kacang kenari mengandung ellagitannin yang merupakan salah satu senyawa polifenol. Bakteri baik yang ada di dalam usus akan mengubah ellagitannin menjadi senyawa urolithin, yang menurut penelitian dapat melindungi tubuh terhadap peradangan dan stres oksidatif.

Selain ellagitannin, kandungan asam lemak omega 3, magnesium, beserta asam amino arginin dalam kacang ini juga dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

2. Mengendalikan berat badan

Kebanyakan orang mengira bahwa kacang tinggi lemak sehingga memakannya bisa membuat berat badan naik. Anggapan ini ternyata salah. Kacang, termasuk kenari, mengandung lemak sehat yang aman untuk berat badan. Jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, kacang justru dapat membantu mengendalikan berat badan.

Studi menemukan bahwa kacang kenari membantu menahan lapar dan menurunkan nafsu makan pada orang gemuk. Dalam penelitian tersebut, para peneliti meminta responden untuk rutin minum smoothies kacang kenari sehari sekali selama lima hari.

Setelah lima hari, gambar CT scan otak partisipan memperlihatkan peningkatan kemampuan bawah sadar mereka untuk menolak camilan tidak sehat, misalnya kue manis dan kentang goreng.

3. Menurunkan tekanan darah

Hipertensi, alias tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.

Beberapa studi menunjukkan bahwa rutin makan kacang kenari membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Manfaat ini bisa dirasakan pada orang yang sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit hipertensi atau orang yang sehat tapi sedang stres. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan manfaat ini.

4. Mengendalikan gula darah

Bagi Anda yang memiliki diabetes tipe 2, kacang kenari adalah alternatif camilan yang sehat dikonsumsi setiap hari. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Endocrinology and Metabolism.

Penelitian menunjukkan bahwa gula darah puasa orang dengan diabetes relatif mengalami penurunan setelah rutin minum obat diabetes dan 1 sendok makan minyak kenari selama 3 bulan.

Selain itu, pengidap diabetes tipe 2 yang rutin mengonsumsi kenari juga mengalami penurunan hemoglobin A1C (kadar rata-rata gula darah selama 3 bulan) sebanyak 8 persen.

5. Baik untuk kesehatan otak

Jika dilihat sekilas, bentuk kacang kenari memang mirip dengan otak. Tak disangka-sangka, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kacang ini memang baik untuk kesehatan otak Anda.

Penelitian yang dilakukan pada hewan menemukan bahwa nutrisi dalam kacang kenari, terasuk lemak tak jenuh ganda, polifenol, dan vitamin E dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan pada otak Anda. Sementara studi pengamatan pada manusia menemukan bahwa lansia yang rutin makan kacang ini memiliki kemampuan berpikir dan mengingat lebih baik.

Meski begitu, penelitian lanjutan tetap dibutuhkan untuk menguji efek kenari pada fungsi otak manusia.

Lihat juga: 7 Buah Yang Cocok untuk Penderita Asam Lambung

Nah, itulah deretan manfaat buah kenari yang perlu kamu ketahui. Tapi ingat, sesuatu yang berlebihan pada dasarnya tidaklah baik. Jadi, tetap konsumsi sesuai kebutuhan yah gais.