,

Polres Soppeng Edukasi Mahasiswa STMIK Amika Soal Bahaya Hoaks dan Literasi Digital

by -529 Views

News Lalabata – Dalam upaya menekan penyebaran berita bohong (hoaks) di kalangan generasi muda, Polres Soppeng melalui Seksi Humas menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Bijak Bermedia Sosial dan Cerdas Memilah Informasi di Era Digital” di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Amika Soppeng, Jalan Tuju Wali-Wali, Rabu (5/11/2025).

Polres Soppeng Gelar Penyuluhan Anti Hoax di STMIK Amika, Dorong Mahasiswa  Jadi Garda Terdepan Literasi Digital
Polres Soppeng Edukasi Mahasiswa STMIK Amika Soal Bahaya Hoaks dan Literasi Digital

Kegiatan ini dihadiri para dosen, staf akademik, dan mahasiswa STMIK Amika Soppeng. Narasumber utama, Kasi Humas Polres Soppeng AKP H. Husain, S.Sos., S.H., M.H., memberikan pemaparan tentang pentingnya literasi digital dan tanggung jawab etika dalam bermedia sosial.


Bangun Kesadaran Digital di Kalangan Mahasiswa

Dalam penyampaiannya, AKP Husain menekankan bahwa penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat menimbulkan keresahan dan bahkan berujung pada pelanggaran hukum.
“Mahasiswa sebagai pengguna aktif media sosial harus menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks. Pastikan setiap informasi yang diterima dicek kebenarannya sebelum dibagikan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur secara tegas sanksi bagi penyebar berita bohong yang dapat merugikan pihak lain. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Baca Juga : Sat Resnarkoba Soppeng Ringkus Residivis Pengedar Sabu


Literasi Digital Sebagai Benteng Informasi

AKP Husain menjelaskan, literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga memahami konten, konteks, dan dampak sosial dari setiap informasi yang beredar.
“Kemampuan berpikir kritis dalam memilah berita harus menjadi budaya digital di lingkungan kampus. Dengan begitu, mahasiswa tidak mudah terprovokasi dan dapat menjadi agen literasi di masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian terus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk melakukan edukasi serupa agar kesadaran digital semakin meluas di masyarakat.


Apresiasi dari Pihak Kampus

Ketua STMIK Amika Soppeng, Dr. Ir. H. Muhammad Yunus, M.Kom., mengapresiasi langkah Polres Soppeng yang secara aktif memberikan edukasi kepada mahasiswa.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Mahasiswa kami mendapatkan wawasan baru tentang etika digital dan pentingnya menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap para mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan bebas dari hoaks, demi terciptanya masyarakat yang cerdas bermedia di era informasi terbuka.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.