, ,

Wanita Sakit Ditandu 13 Km ke RSUD Soppeng Gegara Jalan Rusak

by -1718 Views

News Lalabata — Sebuah peristiwa memprihatinkan terjadi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Seorang wanita yang tengah sakit harus ditandu sejauh 13 kilometer menuju RSUD Soppeng karena akses jalan yang rusak parah membuat kendaraan tidak bisa masuk ke desa mereka. Kejadian ini berlangsung pada Senin (8/9/2025) dan viral di media sosial, memicu keprihatinan publik.

Bidan Sakit Ditandu 7 Km ke RS Imbas Jalan Rusak, Begini Kronologinya
Wanita Sakit Ditandu 13 Km ke RSUD Soppeng Gegara Jalan Rusak

Warga setempat bergotong royong menggunakan tandu darurat dari bambu dan kain untuk membawa pasien melintasi jalan berlumpur, berbatu, dan licin. Setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, pasien akhirnya tiba di RSUD Soppeng dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga : Binmas Polres Soppeng Sambang ke Satkamling

Infrastruktur Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur di pedalaman Soppeng. Banyak jalan desa yang masih belum diperbaiki dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat sering kali tidak bisa masuk karena jalan licin dan rusak parah.

“Kalau hujan, jalan di sini berubah jadi kubangan lumpur. Tidak ada pilihan lain selain menandu pasien,” ungkap salah satu warga yang ikut dalam evakuasi.

Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Soppeng mengaku prihatin atas kejadian ini. Dinas Pekerjaan Umum menyatakan akan meninjau lokasi dan memasukkan perbaikan jalan ke dalam program prioritas tahun depan.

“Kami tidak menutup mata. Insiden ini jadi alarm bagi pemerintah untuk segera memperbaiki akses jalan ke desa-desa terpencil,” kata Kepala Dinas PU Soppeng.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga berencana menambah fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah tersebut agar warga tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh ke RSUD.

Dukungan dan Reaksi Publik

Kejadian ini menuai simpati luas dari masyarakat, baik di Sulawesi Selatan maupun dari daerah lain. Banyak yang menilai akses jalan dan fasilitas kesehatan seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah maupun pusat.

Beberapa komunitas relawan bahkan sudah mulai menggalang dana untuk membantu penyediaan ambulans desa atau kendaraan darurat yang bisa menjangkau daerah sulit.

“Ini bukan sekadar soal jalan rusak, tapi soal hak warga untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat dan layak,” ujar seorang aktivis kesehatan.

Penutup

Kisah wanita sakit yang ditandu sejauh 13 kilometer ke RSUD Soppeng akibat jalan rusak menjadi cermin nyata betapa pentingnya infrastruktur dalam menunjang kebutuhan dasar masyarakat. Perbaikan jalan desa tidak hanya soal mobilitas, tetapi juga menyangkut nyawa dan keselamatan warga.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.